Kamis, 27 Juni 2013

Viva Nasional



VIVAnews - Menjelang bulan ramadhan, harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik di sejumlah pasar di Kota Batam. Kenaikan yang cukup tinggi terjadi pada harga telur ayam dan daging sapi, Jumat 29 Juni 2013.

Pantauan di Pasar Toss 3000 Nagoya, harga telur ayam berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per papan dengan isi sebanyak 20 butir. Padahal tiga hari lalu, harga satu papan telur ayam hanya seharga Rp17 ribu.

Sedangkan untuk harga daging sapi, saat ini berkisar antara Rp79 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram. Harga daging sapi ini merangkak naik. Sebelumnya harganya berkisar antara Rp60 ribu hingga Rp62 ribu per kilogram.

"Harga cukup melambung naik saat ini, kenaikannya mencapai 20 ribu per kilogram," ujar Bambang, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Tos 3000.

Naiknya harga daging sapi ini, lanjut Bambang, dipicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi serta siklus lonjakan harga sembako menjelang bulan Ramadhan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, di Batam, harga pasar juga mengikuti kurs dolar Singapura. Jika dolar Singapura naik, maka sejumlah kebutuhan pokok juga ikut naik.

"Menjelang bulan Ramadhan biasanya harga kebutuhan pada naik, jadi saya terpaksa mengikuti biar sama dengan pedagang lain," kata Bambang.

Linda, pedagang di Pasar Aviari Batuaji, juga mengatakan hal Senada. saat ini harga telur ayam di pasar ini mencapai Rp22 ribu per papan atau naik sekitar Rp5 ribu per papan dari harga sebelumnya, yakni Rp17 ribu per papan.

"Harga sembako ini berangsur naik. Satu minggu menjelang lebaran pasti naik lagi sesuai kebutuhan masyarakat," kata LInda.

Sementara itu untuk sejumlah sayur-mayur di Batam, seperti bayam, kangkung, buncis, timun, tomat, wortel dan kacang panjang masih normal dan belum ada kenaikan yang cukup signifikan.




0 komentar :

Posting Komentar